Superskor

Solskjaer Khawatirkan Cederanya Mason Greenwood Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga sepertinya cocok menggambarkan hasil kurang memuaskan yang harus diterima Manchester United dalam laga pekan 35, dinihari tadi. Berlangsung di Stadion Old Trafford, Selasa (14/7/2020), kemenangan Manchester United saat bertemu Southampton yang sudah didepan mata harus buyar di penghujung laga. Gol Michael Obafemi pada menit 96 akhirnya memaksa laga antara Manchester United kontra Southampton berakhir dengan skor 2 2.

Selain gagal meraih kemenangan untuk menembus posisi tiga besar, Manchester United jugamerasa khawatir terhadap cedera yang dialami wonderkidnya, Mason Greenwood. Greenwood sempat mendapatkan hantaman cukup keras pada pergelangan kaki kirinya dari Oriol Romeu pada akhir babak pertama. Entah sengaja atau tidak, perlakuan yang diperlihatkan Oriol Romeu tersebut terlihat tidak tepat.

Pemain berusia 18 tahun tersebut baru digantikan oleh Daniel James ketika laga sudah memasuki menit ke 84. Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih Manchester United mengakui cukup khawatir dengan cedera yang dialami anak asuhannya tersebut. "Jika itu pergelangan kaki saya, maka saya harus absen kurang lebih selama sebulan," ujar Solskjaer dilansir .

"Walaupun saya tahu pergelangan kakinya kuat, jadi saya pikir sebenarnya tidak ada yang akan terkejut jika ada hasil lainnya terhadap hasil scannya," tambahnya. "Setelah kejadian tersebut saya secara halus meloporkannya kepada wasit keempat bahwa pengambilan bola lawan jelek," jelas pelatih asal Norwegia tersebut. Tambahan satu poin tersebut, tim asuhan Solskjaer saat ini masih menduduki posisi kelima dengan koleksi 59 poin dari 35 pertandingan.

Koleksi poin tersebut sama dengan Leicester City yang menempati posisi keempat. Sementara, jarak antara Manchester United dengan Chelsea selaku penghuni ketiga hanya berbeda satu poin saja. Walaupun gagal meraih kemenangan atas Southampton, Solskjaer cukup yakin dengan peluang timnya bisa menyegel satu tiket ke Liga Champions musim depan.

"Saya sangat yakin dengan mentalitas mereka, tentu saja juga merasa kecewa," ungkap Solskjaer. "Tetapi anda harus menjadikan kekecewaan tersebut serta hal positif lainnya untuk memenangkan pertandingan nantinya,". "Sangat mengecewakan ketika anda harus kebobolan dengan tendangan bola terakhir, kehilangan dua poin," sesalnya.

Solskjaer juga mengatakan kegagalan Manchester United meraih kemenangan tersebut bukan disebabkan karena tekanan untuk meraih kemenangan. "Sama sekali tidak, saya tidak berpikir gangguan tersebut ada pada pemain kami, tidak sama sekali," tegas pelatih asal Norwegia tersebut. "Itu hanya jalannya pertandingan dan kita semua bermain melawan tim yang sama dan kita semua punya 38 laga untuk dilalui,".

"Pada akhirnya, anda akan layak mendapatkan posisi yang anda dapatkan pada akhirnya," yakinnya. Lebih lanjut, Solskjaer akan mengambil hikmah positif dari hasil imbang melawan Southampton guna kembali ke trek kemenangan pada pekan berikutnya. "Ini hanya bagian dari sepak bola dan kami telah belajar banyak tentang pelajaran yang sulit hari ini," katanya.

"Kami akan berusaha memperbaikinya, saya percaya anak anak bisa melakukan hal tersebut," tutup Solskjaer. Dalam pertandingan sisa musim ini, Manchester United mendapatkan laga yang lebih ringan daripada Chelsea maupun Leicester City selaku dua tim pesaingnya memperebutkan tiket Liga Champions musim depan. Satu satunya laga paling sulit dan krusial yang dihadapi oleh Manchester United kala bertandang ke markas Leicester City pada pekan terakhir.

Sebelum itu, Manchester United dijadwalkan akan bertemu dengan Crystal Palace (away) dan West Ham United (home) pada pekan selanjutnya.