Nasional

PNR yang Ditangkap Densus di Sleman Tak Pernah Ikut Kegiatan Keagamaan & Sosial di Masjid Setempat

Tim Densus Mabes Polri mengamankan seorang pria, PNR (50), warga Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Jumat (20/12/2019) siang. Penggeledahan rumah milik pria tersebut dilakukan hingga petang hari. Ketua RW 13, Nur Hidayat (39) mengatakan pihaknya diminta untuk menjadi saksi penggeledahan rumah milik PNR seusai salat Jumat.

Namun dari keterangan petugas, PNR sudah diamankan oleh petugas kepolisian di Puskesmas Mlati. Saat penggeledahan hanya dirinya, dan ditemani istri dan kedua anak PNR. "Habis salat Jumat saya mau tidur siang ada du personel dari Polda mengetuk pintu, dia minta izin penggeledahan salah satu warga saya yang bernama Mas PNR," katanya ditemui di sekitar lokasi, Jumat petang.

"Saya juga tidak tahu kemudian saya begitu ke luar diboncengke sama orang polda dua itu. Ternyata di rumahnya sudah terkepung pasukan dari Mabes Polri kira kira 30 an orang berpakaian hitam hitam, seperti ninja," ucapnya. Ketua RW 13, Nur Hidayat (39) mengatakan, PNR tidak mau mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial di sekitar tempat tinggalnya. Nur Hidayat mengatakan, PNR memiliki sifat yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya, baik dari segi pandangan agama, dan sosial seperti tak pernah terlibat kegiatan kampung.

Bahkan, beberapa waktu yang lalu sempat ada perdebatan dengan warga sekitar terkait kepercayaan yang diyakini. Ia tak mau beribadah di masjid setempat. PNR dan keluarga sudah menetap di sana sekitar 15 tahunan. Ia tinggal bersama istri dan tiga anaknya.

Namun, anak yang pertama telah menikah belum lama ini. Profesi PNR saat ini sebagai pengurus sekolah Taman Kanak kanak (TK) bersama istrinya di rumahnya. Pekerjaan ini dilakukan sejak 8 10 tahun silam.

"Sebelumnya sebagai makelar motor," kata Nur Hidayat, tak jauh dari lokasi penggledahan Jumat petang. Disinggung mengenai kegiatan sekolah di rumah PNR, Nur Hidayat mengatakan jika sekolah tersebut memiliki murid tak hanya warga sekitar, tetapi juga warga luar dusun. Salah seorang tetangga dekat PNR, Marmin Hidayat (53) mengatakan hal yang sama.

PNR sudah tak lagi beribadah dengan warga sekitar. "Tidak tahu beribadahnya di mana. Dulu kalau salat di masjid kampung, tapi sudah tidak lagi," katanya. Marmin mengatakan, pekerjaan PNR selama ini mengurusi TK bersama istrinya.

Dia kadang mengantar istri ke pasar.