Kesehatan

Muncul Rasa Gelisah hingga Insomnia Jantung Berdebar 4 Tanda wajib Stop Dulu Konsumsi Kopi

Berikut ini adalah berbagai gejala yang mengharuskan kamu untuk berhenti minum kopi. Kopi banyak dikonsumsi oleh orang orang di Indonesia bahkan dunia. Minuman ini dipercaya bisa meningkatkan mood dan memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tubuh.

Selain itu, kopi juga bisa memberi rasa tenang untuk tubuh sehingga banyak yang mengonsumsinya agar tubuh menjadi lebih rileks. Tetapi, kopi memiliki kandungan kafein yang bias menimbulkan berbagai efek samping. Efek samping dari kopi ada bermacam macam gejalanya, dan jika salah satu gejala tersebut muncul maka kita harus mengentikan konsumsi kopi agar tidak menimbulkan gejala lain yang lebih parah.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah gejala dari efek samping kafein pada kopi. Kopi bisa memberi efek samping berupa perasaan gelisah. Diketahui, kopi bisa mengaktifkan berbagai saraf seperti kelenjar pituari.

Hal ini menyebabkan keseimbangan tubuh menjadi terganggu. Ketika ada benda asing, hormon adrenalin akan aktif dan meningkatkan detak jantung. Tetapi jika dibarengi dengan minum kopi maka detak jantung akan semakin meningkat dan menimbulkan perasaan gelisah.

Efek samping dari kafein yang ada dalam kopi memang membuat jantung menjadi berdebar dan tidak nyaman. Hal ini disebabkan oleh kopi yang menstimulasi sistem saraf untuk meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Kondisi ini memang biasa terjadi pada orang yang suka minum kopi, akan tetapi jika jantung berdebar terjadi secara terus menerus, maka lebih baik konsumsi kopi dihentikan dahulu.

Insomnia atau kesulitan tidur bisa menjadi salah satu efek samping kopi yang membuat banyak orang tidak nyaman. Pasalnya, kandungan kafein memang bisa membuat otak bekerja lebih dan tidak mudah mengantuk. Insomnia akan menjadi berbahaya jika membuat tubuh menjadi kurang istirahat.

Maka hindari konsumsi kopi jika mengalami insomnia. Selain itu, hindari juga mengonsumsi kopi pada malam hari agar terhindar dari insomnia atau sulit tidur. Konsumsi kopi juga bisa menyebabkan gangguan pada saluran kemih.

Hal ini terjadi karena kopi merupakan zat diuretik yang bsisa menyebabkan sering buang air kecil. Tentunya akan mengalami kekurangan cairan bila ginjal terus mengeluarkan urin. Jika saluran kemih terganggu makan sementara hentikan konsumsi kopi terlebih dahulu.

Kopi adalah minuman yang sangat populer dan disukai oleh banyak orang. Selain rasanya yang nikmat, kopi memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Kopi dipercaya mampu membantu tubuh dalam proses pembakaran lemak dan meningkatkan stamina.

Selain itu, kopi juga memiliki manfaat dalam meningkatkan mood sebelum beraktivitas. Itulah alasan mengapa kopi banyak dinikmati pada pagi hari sebelum memulai aktivitas. Tetapi, meskipun kopi kaya akan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, konsumsi kopi terlalu banyak bisa menyebabkan masalah kesehatan yang cukup serius.

Maka lebih baik kendalikan konsumsi kopi agar tidak menimbulkan masalah untuk kesehatan. Usahakan membatasi konsumsi kopi tidak lebih dari 3 gelas setiap hari agar terhindar dari dampak buruk terlalu banyak minum kopi. Lalu, apa saja masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh konsumsi kopi secara berlebihan?

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah masalah kesehatan yang timbul dari konsumsi kopi secara berlebihan. Mengonsumsi kopi secara berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah naik dan bisa berbahaya untuk kesehatan tubuh. Sebuah studi dari Charalambos Vlachopoulos, MD, mengatakan bahwa kafein bisa meningkatkan tekanan darah.

Tekanan darah bisa naik akibat dari kekakuan secara cepat terhadap arteri besar. Kopi juga bisa menyebabkan asam lambung naik yang sangat tidak nyaman di perut. Hal ini disebabkan oleh kandungan kafein dalam kopi yang bisa meningkatkan produksi asam lambung secara signifikan jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

Maka, minum kopi perlu diperhatikan dan dikendalikan, terutama untuk orang yang memiliki masalah lambung dan maag. Minum kopi juga bisa berdampak pada detak jantung yang menjadi lebih cepat dari biasanya. Menurut dr. Jansen Ongko, MSc, Rd, seorang pakar kesehatan dan nutrisi, mengonsumsi kopi secara berlebihan bisa mengakibatkan detak jantung yang semakin cepat dari biasanya.

Hal ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki masalah kesehatan pada jantung. Walaupun kopi bisa bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jika dikonsumsi dengan benar, ternyata konsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan kolesterol naik. Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi lima cangkir kopi setiap hari bisa meningkatkan potensi kenaikan kadar kolesterol hingga 8%.

Kenaikan kadar kolesterol ini disebabkan oleh kandungan minyak yang ada dalam kopi, yaitu minyak terpene. Kopi jika dikonsumsi secara berlebihan bisa berakibat pada meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular. Dalam Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry, menyebutkan bahwa konsumsi kopi secara berlebihan bisa meningkatkan kerusakan pembuluh darah.

Kerusakan pembuluh darah tersebut bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti stroke dan serangan jantung yang sangat berbahaya. Untuk menghindari berbagai risiko masalah kesehatan yang ditimbulkan dari konsumsi kopi secara berlebihan, kendalikan konsumsi kopi dan tidak lebih dari 3 cangkir sehari.