Otomotif

Masa Depan Renault Megane Tidak Pasti Masuki Era Kendaraan Listrik

Renault Megane menjadi model tersukses Renault sejak lahir pada tahun 1995. Sejak saat itu Megane terus bertransformasi ke dalam berbagai desain kendaraan untuk memenuhi permintaan pasar dan kebutuhan konsumen. Bersaing di mobil kompak pasar Eropa penjualan Megane terus merosot.

Mengutip dari Motor1, Minggu (26/4/2020), tahun lalu Megane hanya terjual hanya 2.699 unit di Inggris. Megane kalah saing dengan Volkswagen Golf yang terjual hampir 60.000 unit dalam periode yang sama. Kepala Desain Renault, Laurens van den Acker menyebut bahwa perusahaan Perancis tersebut sedang mempertimbangkan untuk merealokasi biaya pengembangan Megane ke dalam upaya yang lebih bermanfaat.

Fokus baru pada kendaraan listrik (EV) dan penjualan Megane yang loyo tidak membantu kasusnya. "Tidak bisa dihindari, begitu kita mulai menambahkan berbagai EV ke line up kita, beberapa kendaraan lain harus pergi karena kita tidak mampu mengembangkan semua ini pada saat yang sama," tutur van den Acker dikutip dari Motor1.com. Tahun ini Renault Megane mengadopsi facelift dan mengenalkan plug in hybrid di jajarannya.

Apakah Renault akan memberi Megane lebih banyak waktu untuk menebus kehilangan penjualannya? "Megane berada di segmen yang semakin di bawah tekanan. Renault harus mulai berinvestasi pada pasar masa depan," ungkap van den Acker.