Seleb

Kabarnya Mulan Jameela Jadi Saksi Kasus Memiles Istri Ahmad Dhani Jadi Dipanggil Polisi

Hampir genap sebulan sederet nama publik figur artis dipanggil Polda Jatim sebagai saksi. Nama Mulan Jameela pun disebut sebut akan diperiksa. Kapan? Seperti diketahui, sedikitnya ada 15 orang publik figur yang masuk catatan penyidik untuk dipanggil sebagai saksi. Namun dari jumlah itu, delapan orang diantaranya telah menjalani pemeriksaan.

Yakni Eka Deli, Marcello Tahitoe alias Ello, Pinkan Mambo, Adjie Notonegoro, Ari Haryo Sigit, Tata Janeeta, Frederica Francisca Callebaut, dan Regina Idol. Mereka diduga terlibat investasi bodong Memiles PT Kam and Kam merugikan sedikitnya 264.000 orang member, dengan total kerugian uang member sekitar Rp 761 Milliar itu. Penyanyi sekaligus anggota DPR, Mulan Jameela, tengah menjadi sorotan karena namanya ikut disebut perihal kasus investasi bodong MeMiles.

Mulan Jameela dikabarkan akan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kapan polisi akan memanggiilnya? Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko bicara soal publik figur yang diduga terlibat investasi bodong Memiles. "Kan kami lihat dari karakter masing masing," terangnya. Mulan Jameela, lanjut Trunoyudo, bagi pihaknya merupakan publik figur yang sebatas diundang perusahaan untuk mengisi acara Memiles.

"MJ ini mengisi acara. Tapi masih belum ada kepentingan," jelasnya. Sejauh ini, ungkap Trunoyudo, pihak penyidik belum mengeluarkan surat pemanggilan terhadap Mulan. Namun hal itu bukan sebuah kepastian, karena penyelidikan kasus masih berkembang.

"Penyidikan untuk memanggil tapi nanti kami akan lihat perkembangannya," pungkasnya. Padahal, Mulan Jameela hanya menjalani pekerjaannya sebagai penyanyi saat dirinya diundang untuk tampil di acara perusahaan tersebut. Istri Ahmad Dhani ini juga mengaku bahwa dirinya terkejut saat melihat pemberitaan di media yang membeberkan borok investasi bodong MeMiles.

Tetapi, Mulan Jameela enggan untuk berpendapat lebih jauh mengenai MeMiles karena dirinya juga tak tahu banyak perihal kasus ini. Saat ditemui di kawasan Pinang Mas, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020), Mulan Jameela berharap agar masalah MeMiles segera terselesaikan. Ia pun berharap artis artis yang hanya mengisi acara tak merasa dirugikan karena namanya terus disebut terkait kasus tak menyenangkan ini.

Seperti yang diketahui, beberapa artis lain yang namanya juga terseret kasus investasi bodong ini yaitu Eka Deli, Judika, Ello. "Yang penting mungkin aku bisa bilang mudah mudahan masalahnya selesai, dan orang orang terutama artis yang hanya nyanyi pada waktu itu juga bisa bernapas lega, bisa selesai masalahnya jangan sampai nanti dibawa bawa masalah," ungkap Mulan Jameela. Selain itu, Mulan Jameela berharap agar para korban investasi bodong MeMiles segera mendapat titik terang.

"Dan member yang dirugikan orang orangnya bisa dikembalikan uangnya," tutup Mulan Jameela. Di samping itu, Mulan Jameela mengungkapkan bahwa dirinya tak keberatan untuk memenuhi panggilan kepolisian untuk dimintai keterangan. MeMiles merupakan aplikasi investasi bodong beromset Rp 750 miliar yang diungkap oleh Polda Jawa Timur.

Investasi tersebut menawarkan keuntungan dan iming iming yang besar bagi pengguna, sehingga menggugah orang untuk menjadi anggota dan melakukan top up uang. Hanya dalam waktu 8 bulan, investasi bodong yang dijalankan dengan menggunakan PT Kam and Kam itu sdah berhasil menyedot uang korban hingga mengapai Rp750 miliar. Beberapa publik figur diduga terseret hingga menerima imbalan hasil investasi ilegal MeMiles.

Menanggapi seorang anggota legislatif diduga terlibat dalam kasus tersebut, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan menegaskan, pihaknya bakal patuh dan menghormati ketetapan hukum yang sedang bergulir atas kasus tersebut. "Kami tidak punya domain atau kewenangan dalam berpoini atau berkomentar, itu kami serahkan sepenuhnya di Poda Jatim," katanya di Mapolda Jatim, Selasa (28/1/2020). Meskipun anggota legislatif memiliki hak imunitas, lanjut Arteria, pihaknya akan tetap mematuhi dan menghormati apapun keputusan hukum atas kasus tersebut.

"Gunanya memeriksa semua saksi guna memberikan penguatan terkait ada tidaknya tindak pidana, lalu siapa yang bakal dijadikan pertanggung jawaban hukum," punkasnya. Sebelumnya, Penyidik Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim bakal tetap memanggil sejumlah publik figur artis yang sempat mangkir dalam pemeriksaan di Mapolda Jatim. Diantaranya, Judika, Siti Badriah, Regina, dan dua orang anggota Keluarga Cendana, istri Ari Haryo Sigit berinisial E dan ibunya, berinisial R.

Pemanggilan itu merupakan reschedule dari agenda pemeriksaan yang sempat tertunda karena ketidakhadiran mereka pada pekan lalu. Pekan lalu, enam orang publik figur dan seorang pejabat pemerintahan sudah diperiksa oleh penyidik. Diantaranya, Eka Deli Mardiyana dipanggil pada Senin (13/1/2020).

Hasilnya, penyanyi berambut pendek itu mengaku pernah menjadi member dan melakukan TopUp hingga memperoleh sebuah hadiah bonus (Reward) berupa sebuah mobil Alphard. Bahkan ia juga berperan dalam menghimpun 13 orang artis untuk mengikuti investasi tersebut. Lalu, giliran Marcello Tahitoe alias Ello yang diperiksa penyidik, dan terungkap pernah menjadi member dan memperoleh sebuah mobil Mercedes Benz sebagai hadiah bonus (Reward), Selasa (14/1/2020).

Masih di pekan yang sama, Kadivpas Kemenkum HAM Riau Maulidi Hilal juga diperiksa langsung oleh Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan di sebuah ruangan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Riau, Rabu (15/1/2020). Hilal mengakui, pernah menjadi member hingga memperoleh dua unit mobil, Fortuner dan Pajero. Kemudian, pekan depannya, Pinkan Mambo diperiksa penyidik tak lebih dari empat jam, pemeriksaan itu selesai, Senin (20/1/2020).

Hasilnya, Pinkan mengaku hanya sebatas artis yang menyanyi di acara yang diselenggarakan PT Memiles dan tak pernah terlibat investasi apapun di dalamnya. Lalu, Rabu (22/1/2020) desainer kondang Adjie Notonegoro tiba di Mapolda Jatim ditemani kuasa hukumnya. Hasilnya, Adjie mengaku pernah menjadi member selama tiga bulan dan sempat melakukan pembayaran Rp 150 Juta untuk TopUp.

Namun ia mengaku tidak tahu menahu cara kerja Memiles dan sampai saat ini tidak pernah memperoleh reward dalam bentuk apapun. Masih dihari yang sama, tapi hanya terpaut beberapa jam, Ari Haryo Sigit, tiba di Mapolda Jatim. Awak media nyaris tidak mengetahui kehadirannya di ruang penyidik Ditreskrimsus Mapolda Jatim.

Ari Sigit seakan sengaja menghindari awakmedia, dengan datang melalui pintu utama di Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, lalu melintas di lorong serupa jembatan yang terhubung langsung dengan lantai dua Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim. Selama enam jam dicecar 39 pertanyaan oleh penyidik, Ari mengaku sempat melakukan TopUp, dan membenarkan jikalau istrinya, E dan ibunya, R, masing masing memperoleh mobil Aplhard hasil dari menjadi member, melakukan TopUp, dan memperoleh Reward. Tak cuma itu, Ari secara pribadi juga menerima uang tunai lebih dari tiga miliar rupiah dari rekening satu diantara petinggi perusahaan itu yang telah ditetapkan jadi tersangka.

Dan masih di hari yang sama, artis lain, Tata Jeneeta juga diperiksa oleh penyidik. Tak memakan waktu lama, sekitar tiga jam ia diperiksa. Hasilnya, ia hanya sebatas sebagai artis yang diminta perusahaan itu mengisi acara hiburan.

Dan sama sekali tidak pernah menjadi member, melakukan TopUp, apalagi mengenal direkturnya.