Techno

Galaxy M30s Kuat di Stamina dengan Desain Jauh dari Kesan Kotak Amal

– Sudah OS Android Pie dengan One UI 1.5. Hal menarik lainnya, adaptor pengisian cepat yang tersedia di dalam box nya. Keterangan itu cukup membuat Samsung M30s begitu menjanjikan. Pertama, bicara soal layar. Samsung M30s sudah dibekali layar Super AMOLED yang tingkat kecerahannya jelas lebih oke dari M30.

Menikmati konten di layar Super AMOLED jelas menjadi kenikmatan tersendiri. Contohnya saat menonton tayangan final ganda putra WBF World Tour Final antara Ahsan/Hendra Setiawan versus Endo/Watanabe. Menyaksikan pertarungan kedua ganda ini di layar Samsung Galaxy M30s seolah seperti terbawa suasana arena Tianhe Gymnasium, Guanzhou.

Sorak sorai penonton cukup jelas dan apik terdistribusi ke indera pendengaran melalui speaker yang tertanam di perangkat ini. Atau kalau mau lagi iseng ingin suasana sendu sambil emosi diaduk aduk, bisa nonton drama Korea macam My Love From The Star yang mengkisahkan pacaran dengan sosok cowok Alien. Hal lain yang cukup jadi catatan menarik adalah One UI yang menawarkan sajian antarmuka yang minimalis, responsif, dan rapi.

Tampilan lock screen, home screen, dan App Drawer dengan mudah diakses cukup dengan usap layar ke atas. Walau berstatus ponsel papan tengah, tapi Samsung sudah menyematkan fitur face recognition, always on display, night mode, dan kalau masih penasaran bisa dicek di buku panduannya! Oke, cukup di sektor layar. Sekarang giliran kamera. Ada peningkatan di ultra wide camera dan sanggup menjepret 123 derajat.

Di punggungnya tertanam triple kamera dengan formula 48 MP Samsung GM1 sensor, 8 MP ultra wide angle dan 5 MP dept. Kamera depannya 16 MP yang sayangnya saat mode selfie hasilnya kurang detail. Hanya yang jadi catatan, kamera yang dimiliki ukuran aperture terbilang kecil. Detailnya, kamera 48 MP disertai f/2.0 aperture. Sedangkan 5 MP f/2.2 dan 8 MP f/2.2.

Meski tak disertai EIS, tapi fitur Super Steady terbilang impresif bin komplit dengan kemampuan merekam 4K video, Super Slow Mo dan Hyperlapse. Catatan lainnya adalah di sektor sekuriti di mana absennya fingerprint sensor di layar. Sebagai gantinya, lokasi fingerprint sensor ada di punggung. Satu hal lagi, face unlock kurang responsif dan efektif untuk mengaktifkan perangkat.

The end of the day, menentukan perangkat yang tepat tentu saja mesti menyusun daftar kebutuhan dulu. Bila ingin tetap on terus tanpa harus was was jauh dari colokan listrik, Samsung M30s jelas bisa diandalkan. Ponsel ini jelas punya stamina yang cukup panjang. Entah buat sekadar internetan, YouTube an, jepret jepretan, dan lain sebagainya.

Sepanjang fungsi utamanya itu, maka sisi lainnya bisa dimaklumi. Termasuk juga bodinya yang terbungkus plastik. Sekilas jadi membuat tampilan Galaxy M30s sedikit inferior dan jauh dari kesan premium seperti ponsel Galaxy lainnya.