Nasional

Cuma Settingan! Edo Putra Ditangkap Setelah Prank Daging Isi Sampah Paman Bongkar Fakta Sebenarnya

Sosok Edo Putra, YouTuber asal Palembang, Sumatera Selatan telah ditangkap kepolisian karena membuat prank berisi sampah. Untuk diketahui, Edo Putra mengunggah aksi pranknya itu ke kanal YouTubenya hingga menjadi viral. Dalam video berdurasi 11 menit 56 detik tersebut, Edo membagikan kantong plastik yang disebut adalah daging kepada dua ibu ibu.

Tampak kedua wanita tersebut gembira dan berterima kasih terhadap bingkisan yang diberikan. "Senang lah dapat rezeki," ujar salah satu korban. Meski demikian, Edo meminta agar bingkisan dibuka setelah dia pergi.

Beberapa saat Edo Putra meninggalkan korban, tampak korban membuka bingkisan dan terkejut bahwa yang didapat bukan daging melainkan sampah. Edo Putra kemudian kembali mendatangi dua korbannya dan meminta maaf. YouTuber tersebut kemudian memberikan uang Rp 500.000 untuk masing masing korbannya.

"Maaf ya, Bu, cuma prank. Ini uang Rp 500.000 untuk beli daging ya, Bu," ujar Edo Putra. Atas aksinya yang menjadi viral itu, Edo Putra diamankan Satreskrim Polrestabes Palembang. Meski demikian, Anom enggan menjelaskan detail lokasi penangkapan dan motif dari pelaku.

Hal itu dikarenakan Edo Putra tengah menjalani pemeriksaan. "Besok baru akan disampaikan (rilis) lengkap semuanya," kata Anom. Paman Edo, Makmun menceritakan sang keponakan pernah membuat konten serupa sebelum membuat prank daging berisi sampah.

Diceritakannya, Edo saat itu sempat membuat konten prank bagi bagi amplop THR isi sampah pada Idul Fitri lalu. Dengan aksi prank yang dilakukan Edo, Makmun mengaku keluarganya pernah menasehatinya. Tak hanya itu, Makmun menegaskan jika korban dari Prank Edo putra tersebut adalah orang tuanya sendiri dan kawannya.

"Ya benar itu orang tuanya, satunya orang tua kawannya," kata Makmun. Makmun menyatakan, kejadian di video tersebut telah disetting terlebih dahulu dan cuma untuk kepentingan konten semata. Dengan demikian, Makmun meminta kepada polisi untuk membebaskan Edo Putra.

"Mohon solusi terbaik agar bisa jadi pelajaran buat dia (Edo) ke depan. Keluarga ingin Edo dibebaskan," papar Makmun.