Seleb

Ada yang Nyinyir Pengakuan Teddy Soal Autopsi Lina Nyaris Pingsan Hingga Merasa Tersudutkan

Keluarga masih menunggu hasil otopsi atas jenazahLina Jubaedah, yang merupakan mantan istri komedianSuledan juga ibu penyanyiRizky Febian. Suami mendiang Lina Jubaedah,Tedy Pardiyanamenceritakan perasaannya ketika mengikuti proses otopsi jenazah istrinya itu. Berikut rangkumannya:

Tedy mengaku merasa tersudutkan dengan kegaduhan yang timbul setelah kematian Lina Jubaedah. "Saya ambil hikmahnya saja, nikah sama public figure memang agak berat," ujar Tedy. Dia enggan mengomentari pihak pihak yang dinilai menunggangi kasus tesebut demi tujuan tertentu dan popularitas.

"Biarin saja, itu mah bumbu bumbu biar saya tetap semangat ke depannya.Kudaharus dicambuk supaya tetap maju," ujar Tedy. Ia juga membantah tudingan menikah dengan Lina karena harta yang didapat selama pernikahan dengan Sule. "Buktinya saya sampai sekarang masih sewa rumah, belum rumah pribadi. Semuanya masih sewa ini," ucap Tedy.

Di sisi lain, Tedy rupanya masih menyimpan kesedihan karena proses otopsi terhadap jenazah Lina. Dalam tayangan YouTube CumiCumi berjudul "Hot News! Jalani Pemeriksaan Polisi, Teddy Sebut Hasil Autopsi Almh. Lina", Tedy mengungkapkan kekecewaannya. "Sempat kecewa, mungkin ada ya. Karena istri juga pas di hari ulang tahun saya kemarin, 9 Januari harus diotopsi," kata Tedy yang dikutip Kompas.com , Jumat (24/1/2020).

Kematian Lina yang berdekatan dengan hari ulang tahunnya juga menjadi kado yang pedih bagi Tedy. Ia harus menerima kenyataan istrinya pergi untuk selamanya dan meninggalkan anak semata wayang mereka. Selain itu, Tedy yang mencoba menguatkan diri untuk datang ke kuburan tempat proses otopsi digelar, sampai akhirnya memilih pergi.

"Saya lihat alat alat otopsinya gimana ya, ada gergaji. Saya hampir mau pingsan juga lihat (Lina) mau diotopsi," kata Tedy. Peralatan yang menurut dia menyeramkan itu, membuat Tedy pamit pulang lebih dulu karena tak tahan jika harus melihat jenazah istrinya diotopsi. Ini syarat yang diberikan Teddy untuk dua anak Sule jika ingin meminta harta warisan sang ibunda, mendiang Lina.

Setelah meninggal dunia, ternyata Lina mantan istri Sule meninggalkan harta warisan yang tak sedikit bagi buah hatinya. Kabarnya, harta warisan Lina, istri dari Teddy ini mencapai Rp 10 hingga 11 miliar. Sayangnya, meski telah menikah dengan Teddy rupanya harta kekayaan Lina tidak diberikan sepeser pun untuk Teddy dan buah hatinya yang bernama Bintang.

Harta kekayaan Lina tersebut diberikan untuk anak anak dari pernikahannya dengan Sule. Harta tersebut beberapa sudah diatasnamakanRizky Febiandan Putri Delina, anak hasil pernikahanya denganSule. Namun beberapa harta lainnya masih atas nama ibu lima anak tersebut.

Teddy Pardiyana, suami almarhumah Lina Jubaedah, berencana akan menyerahkan semua warisan dari istrinya itu kepada anak anak Sule, Rizky Febian dan Putri Delina. Aset sebesar itu kabarnya akan diberikan langsung oleh Teddy kepada Rizky Febian dan Putri Delina. Kuasa hukum almarhumah Lina Jubaedah, Abdurachman, SH mengungkapkan terkait pembagian harta warisan kepada anak anak pernikahannya dengan Sule.

Abdurachman mengaku, Lina Jubaedah sempat mengungkapkan beberapa aset yang dimiliki. Hal itu diungkapkan Lina kepada Abdurachman saat proses perceraian dengan Sule. "Dalam proses perceraian itu memang almarhum sempat menceritakan tentang beberapa aset yang dia miliki," ujar Abdurachman, dikutip dari YouTube Cumi Cumi.

Menurut Kuasa hukum almarhumah Lina Jubaedah, aset yang diungkap oleh Lina Jubaedah itu, terdiri dari bangunan indekos dan sejumlah tanah. "Pertama tentang kos kosan yang ada di Telkom University yaitu sekitar 32 kamar," kata dia. "Kemudian ada aset tanah di Pengalengan yaitu 2 hektar, kemudian juga ada di Banjaran yaitu sawah juga kalau tidak salah, itu sekitar 200 tumbak," ungkap Abdurachman.

Selain itu, menurut kuasa hukum, Lina Jubaedah juga masih memiliki rumah dan aset tanah di tempat lainnya. "Kemudian ada aset yang ada di Cikoneng, Ciamis itu juga ada," imbuh dia. "Kemudian ada rumah di Villa Bandung Indah di Cileunyi, kemudian ada tanah di Cilengkrang, Ujungberung. Terus tanah juga di Parongpong," jelasnya.

Mengenai total dari seluruh aset yang dimiliki almarhumah Lina Jubaedah, Abdurachman menaksir sekira Rp 10 miliar sampai Rp 11 miliar. "Kalau dilihat dari NJOP sekarang 10 sampai 11 miliar," kata kuasa hukum Lina itu. Namun, menurutnya, Lina Jubaedah juga sempat mengungkapkan memiliki sejumlah piutang sekira Rp 1 2 miliar.

"Kemudian almarhum dulu juga sempat menyodorkan beberapa piutang di luar, 1 sampai 2 miliar," ungkapnya. "Karena dokumen itu semua masih di almarhum waktu itu," lanjutnya. Kuasa hukum pun menduga, saat ini keberadaan dokumen aset Lina Jubaedah berada ditangan suami Lina, Teddy.

"Posisi sekarang ya barangkali di suaminya yang sekarang," ujarnya. "Kemarin kita sempat komunikasikan, saya rasa suaminya cukup kooperatif," jelas Abdurachman. Sementara itu, Teddy berujar, semua sertifikat dari aset Lina Jubaedah saat ini masih berada di bank.

Sertifikat yang dimaksud Teddy itu, mulai dari aset tanah hingga perhiasan Lina Jubaedah semasa hidup. "Semua aset di hold di box deposit sertifikat tanah, rumah, kosan, berlian, dan perhiasan almarhumah istri," ungkap dia. Namun, ia menambahkan, semua sertifikat tersebut akan diberikan kepada Rizky Febian dan Putri Delina, setelah hasil autopsi dari Lina Jubaedah keluar.

Teddy juga akan menyerahkan kuasa utang para karyawan Lina Jubaedah yang belum dibayar. "Pokoknya yang saya kasih kuasa buat nerima uang dari utang (pegawai) ditransfer ke anak anaknya nanti," ujar Teddy Pardiyana saat dihubungi awak media, Kamis (16/1/2020) Ia menyampaikan, dirinya akan segera menyerahkan seluruh aset almarhumah istrinya itu kepada Rizky Febian dan Putri Delina.

Namun, ia memberi syarat untuk memberikan seluruh aset ini.